| Beasiswa Tamaddun di Jakarta dan Jogjakarta |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | |
| Wednesday, 16 December 2009 | |
Sabtu, tanggal 05 Desember 2009, bertempat di Aula Kantor Walikota Jakarta Selatan Jl. Prapanca Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dilaksanakan Pelatihan Dongeng/ Story Based Teaching bersama Bapak Bambang Bimo Suyono yang akrab dipanggil Kak Bimo dan penyerahan Beasiswa Bina Cerdas Tamaddun Tamaddun kepada 40 (empat puluh) murid-murid Raudhatul Athfal se-Jakarta Selatan meliputi kecamatan Jagakarsa, Kebayoran Lama, kebayoran Baru, Cilandak, Pancoran, Mampang, Tebet dan Pasar Minggu. Pemberian Beasiswa Bina Cerdas Tamaddun secara simbolis diwakili oleh Bapak Ridwan Edy Nugroho Manajer Area TAMZIS Jakarta kepada Hj. Fatimah Bisri selaku Ketua Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Jakarta Selatan yang telah bekerja sama dengan TAMZIS (Kantor Buncit Raya) dalam pengelolaan Simpanan Pendidikan. Pada acara pemberian Beasiswa ini dihadiri oleh kurang lebih 200 Kepala Sekolah dan Guru Raudhatul Athfal (Taman Kanak-kanak) beserta anak didiknya se-Jakarta Selatan. Pada kesempatan tersebut dihadiri Kepala Departemen Agama Jakarta selatan yang diwakili Ibu Dra. Hj. Nunung Nuriah, MA. Dalam sambutannya Ibu Dra. Hj. Nunung Nuriah, MA menyampaikan rasa terima kasihnya dan menyambut gembira kepada TAMZIS yang telah peduli kepada perkembangan pendidikan di tingkat dasar terutama dalam pengembangan pendidkan Raudhatul Athfal melalui pemberian Beasiswa. Sedangkan Ibu Hj. Fatimah Bisri selaku ketua IGRA Jakarta Selatan juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesarnya kepada TAMZIS karena telah memberi perhatian lebih kepada Raudhatul Athfal. ”Sebenarnya saya menitipkan dana tabungan pendidikan kepada TAMZIS karena TAMZIS menggunakan sistem syariah, kita tidak pernah terpikir dapat beasiswa, kami berharap dana yang dikelola menjadi halal secara syariah, semoga kerjasama antara TAMZIS dan IGRA terus berlanjut” ujarnya. Bapak Ridwan Edi Nugroho dalam sambutannya mewakili Tamaddun menegaskan bahwa sebenarnya kita mempunyai peran yang sama yakni sesama pejuang, jika IGRA beserta jajarannya berjuang dalam ranah pendidikan sementara TAMZIS berjuang di wilayah ekonomi syariah. Pemberian Beasiswa ini merupakan bentuk kepedulian TAMZIS untuk turut serta mengembangkan pendidikan di tingkat Raudhatul Athfa. ”TAMZIS akan tetap berkomitmen menjaga amanah dan kepercayaan dalam pengelolaan Simpanan Pendidikan dan berharap agar kerjasama antara TAMZIS dan IGRA dapat menjaga tali silaturrahmi” tegasnya lebih lanjut. Di hari yang sama TAMZIS Godean Jogjakarta juga memberikan beasiswa kepada 100 siswa. Mereka terdiri dari 54 siswa SD, 30 SMP dan 16 SMA yang diadakan di Kantor Kecamatan Godean Jogjakarta. Pemberian beasiswa merupakan wujud pertanggungjawaban TAMZIS melalui divisi sosial Tamaddun kepada pendidikan. Sebagaimana para Muzakki yang telah mengamanahkan sebagian hartanya kepada Tamaddun untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya. Hingga saat ini total dana yang telah disalurkan untuk beasiswa mencapai Rp92 juta dengan jumlah 440 Siswa dan acara pentasyarufan ini merupakan periode yang kelima dan keenam. Dalam sambutannya Manager Tamaddun, Ir. Anwar Tribowo mengatakan bahwa pemberian beasiswa ini adalah komitmen dari pihak TAMZIS kepada dunia pendidikan. ”Kami berharap beasiswa nantinya betul-betul digunakan untuk keperluan pendidikan bukan untuk belanja apalagi untuk uang saku para siswa” jelasnya. Sementara itu, pihak kecamatan Godean sendiri meyampaikan kegembiraannya, karena ada pihak yang sangat peduli dengan pendidikan terutama kepada warga Godean Jogjakarta. ”Kami merasa berterima kasih kepada lembaga keuangan syariah TAMZIS yang telah membantu meringankan warga kami disini, mudah-mudahan hal ini dapat berlanjut” ujar Bapak Tri Agus. Harapannya dengan pemberian beasiswa pendidikan kepada siswa-siswi dapat meningkatkan prestasi dan dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan menjadi sarjana. Walaupun nilai beasiswa yang diberikan masih belum mencukupi seluruh kebutuhan pendidikan para siswa, Insya Allah cukup bisa meringankan beban orang tua/wali murid. Oleh karena itu Tamaddun mengajak kepada dermawan untuk menyisihkan sebagian hartanya sebagai wujud kepedulian kita akan nasib generasi Indonesia kedepan. [endar/zbr] |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

| Puncak TAMZIS PASAR FESTIVAL “Bersih Pasare, Berkah Rejekine” |
|
Pasar tradisional adalah lokasi tempat bertemunya penjual dan pembeli. Di pasar tradisional tersedia hampir semua kebutuhan hidup sehari-hari. Pasar tradisional menjadi ujung tombak pemasaran produk-produk pertanian, kerajinan, kuliner dan produk-produk pabrikan. Pasar tradisional menjadi simbol kehidupan ekonomi rakyat. |
|
| Selengkapnya... |





Sabtu, tanggal 05 Desember 2009, bertempat di Aula Kantor Walikota Jakarta Selatan Jl. Prapanca Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dilaksanakan Pelatihan Dongeng/ Story Based Teaching bersama Bapak Bambang Bimo Suyono yang akrab dipanggil Kak Bimo dan penyerahan Beasiswa Bina Cerdas Tamaddun Tamaddun kepada 40 (empat puluh) murid-murid Raudhatul Athfal se-Jakarta Selatan meliputi kecamatan Jagakarsa, Kebayoran Lama, kebayoran Baru, Cilandak, Pancoran, Mampang, Tebet dan Pasar Minggu.