TAMZIS GELAR RAT TUTUP BUKU TAHUN 2016; Implementasi MKU dalam Operasional TAMZIS

    Dibaca 923 kali


Wonosobo. Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan agenda wajib tahunan bagi sebuah koperasi. Begitu juga KSPPS TAMZIS Bina Utama. RAT Tutup Buku Tahun 2016 ini bertempat di gedung Korpri Wonosobo, Sabtu (25/2/17).

Acara yang dihadiri Anggota, Dewan Pengawas, Pengurus, dan Manajemen TAMZIS ini mengambil tema “Implementasi MKU dalam Operasional TAMZIS”. Tema yang sama juga saat TAMZIS mengadakan Business Plan 2017. Tema ini sengaja dipilih dengan tujuan penegasan dan penguatan terkait Membangun Keluarga Utama (MKU).

Mengenai MKU itu sendiri, Ir. H. Sholeh Yahya, selaku Dewan Pengawas, dalam sambutannya mengatakan, MKU merupakan gerakan membiasakan dan membudayakan hal-hal baik dan produktif pada diri dan keluarga anggota KSPPS TAMZIS BINA UTAMA.

“Melalui kegiatan menolong diri sendiri dan keluarga, sehingga menjadi solusi bagi masyarakat.
MKU bertujuan terwujudnya keluarga utama sehat lahir batin yang merupakan pembentuk  masyarakat, bangsa dan negara yang sejahtera serta produktif. Gerakan MKU ini dirumuskan dalam 5 sehat utama, yakni Sehat Ruhani, Sehat Jasmani, Sehat Intelektual, Sehat Finansial, Sehat Lingkungan dan Sosial” jesas Sholeh.

Menurutnya, dibutuhkan perubahan mindset atau pola pikir kedepannya. Sebelum MKU dalam melayani survei kelayakan anggota lebih pada sisi usahanya saja. Tapi setelah MKU meliputi data anggota, potensi anggota, kondisi keluarga anggota dari lima aspek tadi.

Kini TAMZIS semakin meneguhkan diri sebagai lembaga dakwah, konsentrasi tidak hanya pada profit (keuntungan) tapi juga benefit (manfaat) bagi anggota. “Semoga kita dirihoi Allah, dan BMT sebagai soko guru perekonomian Indonesia yang bercirikan masyarakat produktif dan diberkahi Allah Swt., bisa terwujud” tutup Sholeh.



Sementara itu, Sambutan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, diwakili oleh Muchammad Sjahid, S.Ip., M.Si (Ketua Dekopinda Wonosobo). Dalam sambutannya, Sjahid meneruskan pesan dari Kepala Dinas Provinsi.

Soal keanggotaan. Basis koperasi adalah anggota, kesejahteraan anggota juga menjadi tujuan utama bersamaan dengan berkembangya koperasi. Sebagaimana tema RAT kali ini, membangun keluarga utama, sehingga jika keluarga dikuatkan, ekonomi menjadi kuat inshaAllah ibadah bisa khusuk. Oleh karenanya, keanggotaan silahkan dikuatkan, sehingga TAMZIS akan menjadi komunitas yang kuat tidak mudah kalah, tidak akan lapuk jika ada krisis dan sebagainya. Harapannya kedepan TAMZIS terus bisa jaya.

“Kebetulan, dulu awal berdirinya ketika masih di garasi saya tahu betul. Kalau melihat dulu kecil, kemudian banyak mendapat ujian dan problematika, tapi karena kuat menghadapi sekarang bisa besar seperti ini. Kalau melihat dulu kecil, rasanya tidak mungkin bisa seperti sekarang ini. Oleh karenanya saya ucapkan selamat” tambah Sjahid.

Menurutnya, di tahun 2016, ada beberapa hal yang harus kita cermati sebagai pelajaran bagi kita semua. Ibarat pohon, sama-sama tumbuh, tapi ada yang lebat dan kuat, ada yang kurus, jika kena angin mudah patah. Begitu kira-kira gambaran BMT yang ada. Tapi saya menyakini, bahwa justru itulah seleksi alamiah. BMT yang mampu memberi manfaat sepanjang zaman, dialah yang akan tumbuh subur dan lebat lagi kuat.

“Oleh karenanya, kerjasama yang baik atara pengawas, pengurus dan pengelola atau manajemen menjadi kunci utama. Jika ketiganya sinkron maka inshaAllah kita akan selamat. Namun, jika sebaliknya masing-masing jalan sendiri, tidak ada keseimbangan maka akan ada yang tertinggal. Mari kita bangun sumber daya yang ada sehingga kita menjadi kuat dan selalu menang dalam setiap pertempuran” ujar Sjahid.

Yang terakhir, kita harus bisa menambah kuantitas dan kualitas anggota. Anggota banyak tapi juga kita didik komitmen menjadi anggota koperasi. Kurangi ego sektoral diantara kita, dalam rangka membangun kebersamaan di TAMZIS. Mari kita kalikan potensi koperasi kita menjadi semakin besar, karena saya yakin masing-masing anggota punya potensi beda-beda. “Dengan membaca bismillahirrahmanirrahim bersama-sama, marilah kita buka RAT Tutup Buku 2016 kali ini” seru Sjahid membuka acara.

Setelah dibuka, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Membangun Keluarga Utama (MKU). Tanda tangan diawali oleh Ir. Saat Suharto (Ketua Pengurus TAMZIS), Budi Santoso, SE (Sekretaris Pengurus TAMZIS), Tri Supriyo Wijiyanto (Bendahara Pengurus TAMZIS), diikuti oleh seluruh tamu undangan dari Dinas, Dewan Pengawas, jajaran manajemen, dan tentunya semua anggota yang hadir dalam RAT Tutup Buku Tahun 2016 ini.

Penandatanganan ini sendiri sebagai tekad TAMZIS dalam rangka mewujudkan Membangun Keluarga Utama (MKU), baik dalam diri Insan BMT dan juga anggota atau masyarakat pada umumnya. [ir]


Artikel Terkait

BETA TAMZIS, Membangun Generasi Qur’ani
    tmz
  • March 06, 2017

Yogyakarta. Dalam rangka turut membangun generasi Qur’ani, Baitul Maal TAMZIS terus eksis mengembangkan Program Beasis ...

AirAsia dan PBMT Indonesia Dukung Pengembangan Komunitas Produktif di Indonesia
    tmz
  • December 19, 2016

Jakarta. AirAsia dan Perhimpunan BMT (PBMT) Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama guna mendukung pengembangan k ...

Business Plan 2017 TAMZIS; Implementasi MKU Dalam Operasional TAMZIS
    tmz
  • March 06, 2017

Purwokerto. Business Plan atau perencanaan bisnis merupakan unsur penting dalam sebuah lembaga karena menjadi arah atau ...

BMT Lampung Studi Banding ke TAMZIS
    tmz
  • March 14, 2017

Wonosobo. Bagi Insan BMT, terus meningkatkan kapasitas, kemampuan dan pengetahuan adalah satu anjuran yang terus diupaya ...

Al-Qalam Institute Philiphina Study Micro Finance Ke TAMZIS
    tmz
  • December 19, 2016

Wonosobo. Segarnya udara pegunungan Wonosobo begitu terasa. Apalagi bagi orang luar Wonosobo. Tanggal 02-05 Mei 2015 kem ...