
"Program tanggap darurat dan pemulihan pasca bencana."
LATAR BELAKANG Program Tanggap Bencana dan Kemanusiaan merupakan program kemanusiaan yang diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam maupun bencana nonalam. Program ini bertujuan memberikan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam memenuhi kebutuhan dasar para penyintas, sekaligus mendukung proses pemulihan kehidupan mereka secara bertahap. Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu kesiapsiagaan, respons darurat, transisi menuju pemulihan, dan rehabilitasi. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa kebutuhan logistik seperti makanan, air bersih, pakaian, selimut, dan obat-obatan, tetapi juga mencakup layanan kesehatan, dukungan psikososial, layanan spiritual, penyediaan hunian sementara, perbaikan sarana umum, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat pascabencana. Program ini dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kemanusiaan, profesionalisme, akuntabilitas, transparansi, kecepatan, kolaborasi, dan kebermanfaatan, serta melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah, BPBD, relawan, komunitas, dunia usaha, media, dan masyarakat sebagai mitra dalam aksi kemanusiaan. Melalui Program Tanggap Bencana dan Kemanusiaan, diharapkan lembaga mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang cepat tanggap, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalankan kehidupan secara mandiri. TUJUAN Program Tanggap Bencana dan Kemanusiaan bertujuan untuk: • Memberikan respons cepat terhadap kejadian bencana guna meminimalkan dampak yang dialami masyarakat. • Memenuhi kebutuhan dasar penyintas bencana secara cepat, layak, dan tepat sasaran. • Menyelenggarakan penyaluran bantuan yang transparan, profesional, dan akuntabel. • Memberikan perlindungan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, ibu menyusui, dan penyandang disabilitas. • Mendukung proses pemulihan sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan spiritual masyarakat terdampak. • Membangun sinergi dengan pemerintah, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, komunitas, dan relawan dalam penanggulangan bencana. • Mengoptimalkan partisipasi masyarakat dan para donatur dalam aksi kemanusiaan. • Meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana melalui kegiatan edukasi dan kesiapsiagaan. SASARAN A. Sasaran Penerima Manfaat • Korban bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, angin puting beliung, tsunami, letusan gunung api, kebakaran hutan, dan kekeringan. • Korban bencana nonalam, seperti wabah penyakit, kegagalan teknologi, dan kejadian luar biasa lainnya. • Korban bencana sosial dan konflik kemanusiaan sesuai kebijakan lembaga. • Masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, atau akses terhadap kebutuhan dasar akibat bencana. B. Kelompok Prioritas • Anak-anak. • Anak yatim/piatu terdampak bencana. • Lansia. • Ibu hamil dan ibu menyusui. • Penyandang disabilitas. • Kepala keluarga perempuan. • Keluarga dhuafa yang terdampak bencana. C. Sasaran Wilayah Program dilaksanakan pada wilayah yang ditetapkan sebagai daerah terdampak bencana berdasarkan hasil asesmen lapangan dan/atau penetapan status bencana oleh pemerintah, baik di tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional, dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, jumlah penyintas, urgensi kebutuhan, serta kapasitas penanganan yang tersedia.